Pengaruh Self Esteem dan Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk di Kota Tegal)

Authors

  • Agus Prasetyono Universitas Pancasakti Tegal
  • Dewi Indriasih
  • Ahmad Hanfan

Keywords:

Self Esteem, Self Efficacy, kinerja karyawan, intervening, SmartPLS 3.0, kepuasan kerja

Abstract

Bagi Perbankan Syariah, kinerja karyawan hasil kerja yang dilakukan oleh masing-masing karyawan
sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya baik secara kualitas maupun secara kuantitas sebagai upaya untuk mencapai tujuan perusahaan. Adapun tujuan perbankan syariah pada umumnya, dapat
memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabah, dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DP3)
baik tabungan, deposito dan giro serta dapat memberikan kredit atau pembiayaan yang berkualitas
sehingga dapat meningkatkan aset perusahaan serta memberikan laba yang maksimum bagi perusahaan dan stakeholder. Penelitian ini menggunakan metode Self Esteem Dan Self Efficacy untuk menganalisis data yang bertujuan untuk mendapatkan data karakteristik demografik responden penelitian, yaitu meliputi jenis kelamin, umur, pendidikan terakhir dan masa kerja. Dari hasil pengujian hipotesis keenam diperoleh dari hasil perhitungan dari SmartPLS 3.0 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh Self Esteem terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai Variabel Intervening sebesar -0,402. Dimana t- statistic (3,758) lebih besar dari t-tabel (1,658) sehingga signifikan 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Self Esteem berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai Variabel Intervening (H6 diterima). Sedangkan untuk variabel Self Efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Dimana berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketujuh diperoleh dari hasil perhitungan dari SmartPLS 3.0 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh Self Efficacy terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai Variabel Intervening sebesar -0,188. Dimana t-statistic (1,648) lebih kecil dari t-tabel (1,658) sehingga tidak signifikan 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Self Efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai Variabel Intervening (H7 ditolak).

Downloads

Published

2026-10-20

Issue

Section

Articles